Bulog Diminta Layani Transaksi di Hari Libur

201

SEMARANG – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Devisi Regional Jawa Tengah diminta bisa melayani transaksi gabah maupun beras, walaupun di hari libur. Hal itu dilakukan agar penyerapan gabah bisa berjalan maksimal, sesuai dengan Program Serbu Serap Gabah Petani (Sergap) yang diluncurkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman belakangan ini.

Dengan begitu, para petani akan tetap bisa melakukan transaksi. “Selama Maret hingga awal April ini, Bulog harus standby untuk melakukan layanan khusus pada akhir minggu. Sehingga weekend services-nya tetap dibuka,” pinta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai dialog dengan beberapa instansi terkait di Rumah Dinas Puri Gedeh, Selasa (15/3) lalu.

Selain itu, keberadaan penyuluh harus memiliki peran maksimal dalam program penyerapan gabah tersebut. Menteri Amran Sulaiman, kata Ganjar, sebelumnya sudah memerintahkan agar penyuluh yang sudah diangkat, harus bisa memaksimalkan penyepan gabah. “Penyuluh wajib hukumnya untuk bisa menyerap (gabah petani) dengan jumlah rata-rata 3.000 ton,” katanya.

Bulog sendiri, lanjut orang nomor satu di Jateng tersebut, diminta membeli dengan harga pas. Sehingga diharapkan tidak ada tengkulak, maupun middle man. “Saya minta, nomor telepon Bulog disebar, misalnya melalui iklan,” imbau Ganjar.

Kepala Bulog Divisi Regional Jawa Tengah Usep Karyana menyatakan siap memberikan pelayanan transaksi untuk akhir pekan. “Perbankan pun siap memberi layanan,” katanya. (amu/smu)