PNS Pungli Tidak Terima Tunjangan

232

Hendi DIPAKAI-web

”Jika ada PNS melakukan pungli, dan bila bisa dibuktikan dengan yang bersangkutan, maka tidak akan menerima kesejahteraan pegawai selama satu tahun dan akan dipindahtugaskan.”

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi

BALAI KOTA – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akan menindak tegas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti melakukan pungutan liar (pungli). Yakni tidak memberikan kesejahteraan selama satu tahun dan akan dipindahtugaskan.

Hal tersebut diungkapkan Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, saat penyerahkan SK Kenaikan Pangkat periode I, di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Selasa (15/3) lalu. ”Jika ada PNS melakukan pungli, dan bila bisa dibuktikan dengan yang bersangkutan, maka tidak akan menerima kesejahteraan pegawai selama satu tahun dan akan dipindahtugaskan,” tegasnya.

Hendi juga mengingatkan tentang komitmen PNS, terlebih PNS Kota Semarang yang merupakan bagian birokrasi aparatur negara yang dituntut warga masyarakat bisa melayani dengan baik. Menurutnya warga masyarakat sekarang lebih kritis menuntut pelayanan yang prima. Wali kota juga berharap dengan kesejahteraan pegawai yang diterima sekarang ini, PNS harus mengedepankan pelayanan prima, perubahan pola pikir dan tata cara kinerja. Dirinya juga menegaskan bahwa ke depan tidak ada lagi PNS nakal, PNS yang pergi ke mal di saat waktu jam kerja atau PNS yang melakukan pungli atau pungutan liar.