Buron 4 Tahun, Disergap di Sumatra Utara

Yanuelva Terpidana Korupsi Bank Jateng

451
Yanuelva Etliana (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Yanuelva Etliana (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Yanuelva Etliana (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Yanuelva Etliana (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Setelah empat tahun menjadi buron, akhirnya Direktur CV Enhat, Yanuelva Etliana SE MT binti Abu Hanifah berhasil diringkus tim eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang saat berada dalam satu kamar kosnya yang berada di Jalan Tukang Besi, Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Selasa siang (15/3) kemarin. Dalam penyergapan tersebut, Kejari Semarang dibantu oleh tim gabungan Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah dan Kejati Sumatera Utara.

Yanuelva merupakan terpidana kasus korupsi kredit agunan fiktif di Bank Jateng dan Bank Jateng Syariah dengan kerugian negara hingga Rp 39.110.864.185 (Rp 39 miliar lebih).

Dalam perkara itu, modus yang digunakan terpidana Yanuelva adalah mengajukan surat perintah kerja fiktif dari berbagai instansi pemerintah untuk memperoleh kredit. Pada Bank Jateng konvensional sebesar Rp 14,2 miliar, Bank Jateng Syariah sebesar Rp 29 miliar. Dalam memperlancar aksinya, Yanuelva disebut-sebut menyuap mantan Staf Ahli Gubernur Jateng yang juga mantan Kepala BPBD Jateng, Priyanto Jarot Nugroho (sudah dihukum). Aksinya juga diketahui melibatkan sejumlah pegawai Bank Jateng.