DITUNTUT: Eka Priyono saat menjalani sidang tuntutan atas perkara pencurian yang dilakukannya di PN Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITUNTUT: Eka Priyono saat menjalani sidang tuntutan atas perkara pencurian yang dilakukannya di PN Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITUNTUT: Eka Priyono saat menjalani sidang tuntutan atas perkara pencurian yang dilakukannya di PN Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITUNTUT: Eka Priyono saat menjalani sidang tuntutan atas perkara pencurian yang dilakukannya di PN Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KRAPYAK – Akibat tertangkap mencuri laptop merek Toshiba dan satu handphone (HP) Samsung milik Ferry Yeliyanto, akhirnya Eka Priyono alias Eko, 33, warga Pasar Kliwon, Surakarta harus rela mendekam di jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IA Kedungpane, Semarang dalam waktu cukup yang lama.

Pasalnya, dalam sidang tuntutan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Semarang menuntut majelis hakim untuk menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Eko dengan penjara selama 1 tahun 3 bulan.

JPU menganggap, terdakwa Eko secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan sebagaimana diatur dan diancam dalam pidana Pasal 363 ayat 1 ke-3 KUHP.

”Menuntut pidana 1 tahun 3 bulan penjara dikurangi masa tahanan. Serta membebankan biaya perkara terhadap terdakwa Rp 2.500,” kata JPU, Zahri Aeniwati SH usai sidang kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (15/3) kemarin.