Bandungan Dijadikan Kota Khusus Hiburan

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

UNGARAN-Wacana menjadikan Kota Bandungan di Kabupaten Semarang, sebagai kota khusus layaknya Genting Highlands di Selangor Malaysia, mulai digulirkan. Wacana tersebut muncul karena di Bandungan sangat banyak hotel untuk prostitusi, perjudian serta peredaran minuman beralkohol yang karakteristiknya hampir sama dengan Genting Malaysia.

Anggota DPRD Kabupaten Semarang, Basari mengatakan wacana menjadikan Bandungan sebagai kota khusus untuk hiburan dan wisata sudah sering muncul. Pihaknya sangat setuju, namun tidak mudah untuk menjadikan Bandungan sebagai kota khusus tersebut. Sebab harus melihat dari berbagai aspek, lantaran lokasi hiburannya di Bandungan sudah berbaur dengan masyarakat.

“Jika memang mau dijadikan kota khusus, saya setuju saja. Sehingga suasananya menjadi lebih hidup. Namun harus dipertimbangkan juga, sebab disana ada masyarakat yang tinggal,” kata dia, Selasa (15/3) kemarin.

Sementara itu dosen Perhotelan dan Pariwisata STIE Pariwisata Semarang, Petrus Ismanto, SE MM menilai wacana tersebut sulit diterapkan di Bandungan. Sebab Bandungan memiliki sejumlah destinasi wisata seperti Candi Gedongsongo dan lainnya. Kalau kota khusus diterapkan di Bandungan maka akan semakin memperburuk citra pariwisata Bandungan.

“Saat ini saja image Bandungan sudah buruk karena maraknya hotel yang identik dengan prostitusi dari Lemah Abang hingga pasar Bandungan. Belum lagi dengan masalah prostitusinya dan narkoba karena maraknya tempat hiburan. Bahkan di Kabupaten Semarang ini tempat prostitusi sangat banyak,” kata dia yang juga menjabat sebagai pimpinan di objek wisata Kampoeng Rawa.

Petrus mengatakan, selama ini bisnis hiburan tumbuh subur. Imbasnya peredaran narkoba juga meningkat. Namun yang terjadi selama ini justru seakan ada pembiaran. “Kondisi ini terjadi karena banyak upaya suap menyuap di sana untuk mengamankan bisnisnya. Kalau tidak ada suap menyuap tentu akan bersih di Bandungan.

“Semestinya kota khusus itu tidak di Bandungan, tetapi di kawasan Sumowono atau di kota kecamatan lainnya yang jauh dari destinasi wisata. Di Bandungan ini sudah terkenal wisata alam dan kulinernya, sayang kalau dikotori dengan kegiatan seperti itu. Tinggal bagaimana kita memperbaiki citra Bandungan,” pungkasnya. (tyo/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Lolos Hukuman Pancung, Satinah Stroke

UNGARAN-Setelah lolos dari hukuman pancung, Satinah, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, justru kini sakit stroke di dalam penjara...

Curi 40 APK Hendi-Ita, Dipolisikan

NGALIYAN- Seorang pria bernama Umam, 19, warga Podomoro RT 1 RW 7 Ngaliyan, Semarang dilaporkan ke Polsek Ngaliyan dan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Polrestabes...

Ribuan Massa Bergelora untuk Kemenangan Marmo-Zuber

SEMARANG - Ribuan massa pendukung calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Soemarmo HS-Zuber Safawi (MAZU) memadati GOR Tri Lomba Juang, Senin (30/1)...

Tak Perlu Khawatirkan FCTC

KEDUNGMUNDU — Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Ali Ghufron, berharap pemerintah Indonesia segera menandatangani perjanjian internasional yang mengatur tentang rokok dan tembakau. Saat ini...

More Articles Like This

- Advertisement -