CARI SOLUSI: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berdialog dengan beberapa perwakilan masyarakat di sebuah rumah makan di Boyolali, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CARI SOLUSI: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berdialog dengan beberapa perwakilan masyarakat di sebuah rumah makan di Boyolali, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CARI SOLUSI: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berdialog dengan beberapa perwakilan masyarakat di sebuah rumah makan di Boyolali, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CARI SOLUSI: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berdialog dengan beberapa perwakilan masyarakat di sebuah rumah makan di Boyolali, kemarin. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BOYOLALI – #SBYTourDeJava di Jawa Tengah berlanjut, Senin (14/3) kemarin, di Kartasura, Boyolali dan Salatiga. Di Boyolali, muhibah yang dipimpin Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat serta DPD Partai Demokrat Jawa Tengah ini kemarin menemui beberapa elemen masyarakat setempat untuk menyerap berbagai aspirasi yang berkembang saat ini.

Di Kota Susu ini, Presiden RI ke-6 ini mendapatkan keluhan mengenai kualitas pendidikan serta kesejahteraan guru. Pertemuan singkat tersebut dikemas dengan sesi tanya jawab di sebuah rumah makan. Penanya pertama, Tri Budiarjo, seorang guru Teknik Informasi Komputer (TIK) di SMPN 22 Surakarta mengeluhkan kurikulum pendidikan yang berubah-ubah. ”Yang paling disayangkan adalah dihapusnya mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Padahal, sekarang zamannya serba IT,” tuturnya di hadapan SBY yang didampingi Ibu Ani Yudhoyono.