Menurutnya, fitur terbaru Suzuki Satria ini antara lain pada instrumen speedometer yang menggunakan model full digital, dengan berbagai fungsi indikator paling lengkap di kelasnya, yaitu speed, RPM, gaer position, FI ready, coolant temperature, twin trip, oil change interbal, dan penunjuk waktu. Selain itu, terdapat new compartement space pada bagian antara handle bar dan jok pengendara. “Ruang kompartemen tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyimpan barang seperti handphone, dan benda kecil lainnya,” ungkapnya.

Di Jateng-DIY, lanjutnya, All New Satria F150 dibandrol dengan harga mulai dari Rp22,6 sampai Rp22,9 juta. Produk ini masih menyasar segmen anak muda dan mahasiswa.

Suzuki Satria diakui Sapto masih menjadi primadona. Dia menjelaskan, Satria mampu m emberikan kontribusi hingga 90 persen di antaranya penjualan motor Suzuki. “Untuk market share Suzuki sendiri terhadap merek lainnya di Jateng-DIY memang masih kecil, sekitar 2,7 persen dari pasar motor 55.000 unit per bulan di kedua provinsi tersebut. Jadi penjualan Suzuki motor rata-rata per bulan hanya 1.600 unit,” akunya.

Ditambahkan, kehadiran produk generasi baru Suzuki Satria ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan Suzuki motor hingga 2.000 per bulan. Sedangkan dari sisi market share ditargetkan bisa mencapai 3 persen dari total merek yang beredar di pasar. (smu)