UNGARAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang dan seluruh masyarakatnya, Selasa (15/3) hari ini, sedang bersuka cita menyambut hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Semarang ke-495. Inilah moment yang ditunggu-tunggu masyarakat Bumi Serasi untuk melihat kemajuan pembangunan melalui gelaran pameran dan pawai pembangunan. Termasuk untuk nguri-nguri budaya melalui kegiatan seni dan budaya yang digelar besar-besaran setahun sekali ini.

Prosesi perayaan HUT Kabupaten Semarang diawali pada Senin malam (14/3) kemarin, dengan menggelar tirakatan berupa makan dan berdoa bersama untuk memohon keselamatan dan kemajuan masyarakat di Kabupaten Semarang. Tirakatan digelar serentak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, termasuk di seluruh kecamatan se-Kabupaten Semarang. Sebelumnya seluruh jajaran Pemkab Semarang juga melakukan ziarah ke Makam Pandanaran.

“Malam ini (kemarin, red) kami menggelar tirakatan secara serentak di Pendopo Rumdin Bupati dan seluruh kantor kecamatan. Kami menggelar selamatan dengan berdoa memohon keselamatan sekaligus mempererat silahturahmi dengan masyarakat,” kata Kasubag Humas Setda Kabupaten Semarang, Heru Subroto, Senin (14/3) kemarin.

Heru melanjutkan, rangkaian peringatan HUT Kabupaten Semarang yakni pelaksanaan acara pokok yang digelar pada Selasa (15/3) ini, meliputi jamasan pusaka di pendopo rumah dinas dilanjutkan apel besar di Desa/Kecamatan Kaliwungu. Acara dilanjutkan dengan sidang paripurna DPRD Kabupaten Semarang tentang HUT Kabupaten Semarang.

Menurut Heru, panitia juga menyuguhkan pertunjukan tarian kolosal bertema Legenda Baru Klinting persembahan dari para penari gabungan siswa-siswi SMA Kabupaten Semarang, TNI dan Polri yang digelar di Alun-Alun Bung Karno (ABK), Kalirejo, Ungaran. Setelah itu dilanjutkan kirab budaya dengan mengambil start di dari ABK menuju panggung kehormatan di rumah dinas Bupati Semarang Jalan A Yani Ungaran. “Puncak acara digelar hiburan rakyat pada 19 Maret di ABK termasuk pagelaran wayang kulit semalam suntuk,” kata dia.