BALAPAN : Para peserta lomba bakiak dari PN Semarang dam PN Gabungan saat adu cepat. (JOKO SUSANTO/jawa pos radar semarang)
BALAPAN : Para peserta lomba bakiak dari PN Semarang dam PN Gabungan saat adu cepat. (JOKO SUSANTO/jawa pos radar semarang)
BALAPAN : Para peserta lomba bakiak dari PN Semarang dam PN Gabungan saat adu cepat. (JOKO SUSANTO/jawa pos radar semarang)
BALAPAN : Para peserta lomba bakiak dari PN Semarang dam PN Gabungan saat adu cepat. (JOKO SUSANTO/jawa pos radar semarang)

MAGELANG – Tim Pengadilan Negeri (PN) Semarang terpaksa harus menerima kekalahan melawan tim PN gabungan (PN Mungkid dan PN Magelang) dalam pertandingan persahabatan 3 cabang olahraga, yakni sepak bola, tarik tambang dan lomba bakiak.

Pertandingan yang digelar di lapangan Pondok Tingal, Magelang tersebut berlangsung Sabtu (12/3). Berbeda dari olahraga pada umumnya, pertandingan pertama yakni sepak bola tampak menghibur penonton karena mayoritas pemain tidak ahli dalam bermain bola. Gelak tawa penonton juga terdengar kuat disebabkan para pemain kebanyakan tidak pandai bermain.

Dalam babak pertama, tim PN Semarang masih bernafas lega karena kedudukan skor imbang 2 : 2. Namun di babak kedua harus rela menelan kekalahan dimana PN Semarang hanya memperoleh 2 skor sedangkan tim PN gabungan memperoleh 6 skor. Demikian pula lomba bakiak, PN Semarang harus memperoleh kekalahan karena 2 kali bertanding selalu kandas.

Ketua PN Semarang, Dwiarso Budi Santiarto mengaku, tidak kecewa timnya kalah karena perlombaan tersebut hanya pertandingan persahabatan.

Dwiarso juga bangga semua tim dapat menyajikan permainan yang indah, sportif, serta menjunjung tinggi rasa persaudaraan, persatuan, dan kesatuan bersama. ”Kami senang semua tim dapat bermain sehat dan memiliki semangat kompetisi yang kuat. Mari kita bersama-sama menjaga agar event seperti ini bisa terus diadakan dan menjadi budaya di tengah-tengah masyarakat yang mencintai olahraga khususnya sepak bola, katanya. (jks/ric).