PERCAYA DIRI: Tim sepak bola Pra-PON Jateng (biru) saat berujicoba melawan PSIS beberapa waktu lalu di Stadion Jatidiri Semarang. Setelah melakukan persiapan teknis yang sangat panjang serta melewati banyak laga ujicoba, saat ini para pemain Jateng sudah benar-benar siap tampil di Pra-PON pada 20-30 Maret mendatang di Bandung. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERCAYA DIRI: Tim sepak bola Pra-PON Jateng (biru) saat berujicoba melawan PSIS beberapa waktu lalu di Stadion Jatidiri Semarang. Setelah melakukan persiapan teknis yang sangat panjang serta melewati banyak laga ujicoba, saat ini para pemain Jateng sudah benar-benar siap tampil di Pra-PON pada 20-30 Maret mendatang di Bandung. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERCAYA DIRI: Tim sepak bola Pra-PON Jateng (biru) saat berujicoba melawan PSIS beberapa waktu lalu di Stadion Jatidiri Semarang. Setelah melakukan persiapan teknis yang sangat panjang serta melewati banyak laga ujicoba, saat ini para pemain Jateng sudah benar-benar siap tampil di Pra-PON pada 20-30 Maret mendatang di Bandung. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERCAYA DIRI: Tim sepak bola Pra-PON Jateng (biru) saat berujicoba melawan PSIS beberapa waktu lalu di Stadion Jatidiri Semarang. Setelah melakukan persiapan teknis yang sangat panjang serta melewati banyak laga ujicoba, saat ini para pemain Jateng sudah benar-benar siap tampil di Pra-PON pada 20-30 Maret mendatang di Bandung. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tim sepak bola Jateng siap menghadapi Pra-PON yang akan berlangsung 20-30 Maret mendatang, meski tidak diperkuat tiga pemain profesional mereka yakni Ricky Farin (Bali United), Septian David Maulana (Mitra Kukar) dan juga eks gelandang Timnas U-23 Wawan Febrianto yang saat ini tengah berkostum PS TNI.

Ketiga pemain yang mestinya jadi pilar skuad Jateng, hampir pasti tidak bisa tampil di Pra-PON karena pada saat yang bersamaan harus memperkuat klubnya masing-masing di turnamen Piala Bhayangkara.

Manajer tim sepak bola Pra-PON Jateng Johar Lin Eng mengatakan, meski tiga pemain tersebut diakui akan membuat tim semakin kuat, namun saat ini pihaknya tidak lagi berharap banyak. “Melihat situasi, memang hampir tidak mungkin tiga pemain tersebut bisa main di Pra-PON. Jadi, saya minta ke pelatih untuk menyiapkanskuad terbaik tanpa tiga pemain tersebut,” tegas Johar, kemarin.