BEBAS POLIO: Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) bebas polio di Gedung Rehab Medik RSUP dr Kariadi, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEBAS POLIO: Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) bebas polio di Gedung Rehab Medik RSUP dr Kariadi, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEBAS POLIO: Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) bebas polio di Gedung Rehab Medik RSUP dr Kariadi, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEBAS POLIO: Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) bebas polio di Gedung Rehab Medik RSUP dr Kariadi, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Hari pertama Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Bebas Polio, Selasa (8/3) kemarin, beberapa rumah sakit di Kota Semarang langsung diserbu para orang tua yang membawa balita.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, beberapa petugas medis sempat kewalahan melayani imunisasi. Di Gedung Rehab Medik RSUP dr Kariadi, antrean imunisasi tergolong cukup panjang sejak pukul 10.00. Areal tempat tunggu itu nyaris jadi seperti penampungan balita. Banyak anak-anak dengan berbagai tingkah laku mereka. Bahkan banyak balita yang berontak dan menangis ketika mendapat giliran imunisasi. Padahal, imunisasi gratis ini hanya lewat tetes oral, bukan suntik.

Direktur Keperawatan dan Medik, Dr Darwito SHSpB(k) Onk, menyebutkan, terdapat enam Pos PIN di RSUP dr Kariadi, yakni di Poli Rehab Medik (Tumbuh Kembang), fasum, rawat jalan, Paviliun Garuda, Rawat Gabung (bayi baru lahir akan dibawa pulang) dan di rawat inap.