Diminta Serius Cegah LGBT

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

TEGAL – Perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) masih menjadi perhatian sejumlah pihak. Tidak hanya di kota-kota besar, perbincangan LGBT juga merembet hingga ke daerah. LGBT kini sudah tak asing lagi terdengar di telinga, termasuk bagi warga Kota Tegal. Saat ini, LGBT bukan lagi fenomena yang bisa membelalakkan mata, karena sudah terkesan biasa.

Di Kota Tegal sendiri, mereka disebut kerap berkumpul di sejumlah pusat keramaian, salah satunya, Alun-Alun Tegal. Menanggapi itu, anggota DPRD Kota Tegal Rofii Ali meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal serius mencegah berkembangnya LGBT dengan melakukan penertiban. “Kami minta Pemkot melakukan penertiban, agar tidak menularkan ke orang lain,” ujarnya.

Rofii sepakat, kampanye LGBT merupakan proxy war dari negara asing untuk menghancurkan bangsa ini dari dalam, tanpa melalui peperangan fisik. “Setelah dilakukan penertiban, pemkot perlu memberikan konseling kepada mereka secara gratis,” jelasnya.

Sekretaris Komisi III ini mengutarakan, langkah pencegahan membutuhkan kerjasama berbagai pihak. Mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga. Peran keluarga dibutuhkan dalam membentengi anak-anak dari pergaulan bebas.

Senada Rofii, Ketua Komisi I Hery Budiman meminta Pemkot menggandeng semua unsur tersebut. “Jelas, agama mengharamkan hubungan sesama jenis. Karena itu, dibutuhkan peran pemkot, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga untuk bersama-sama mengantisipasi penyebaran LGBT di Kota Tegal, yakni dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui sosialisasi,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut. (nam/jpnn/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Lima Kecamatan Dalam Pengawasan Khusus

KENDAL—Lima Kecamatan di Kendal dalam pengawasan khusus oleh Kodim 0715 Kendal. Karena wilayah itu dinilai sangat berpotensi munculnya gerakan radikal dan terorisme. Kecamatan tersebut...

Penanganan Erosi dengan Vetiver System

TEGAL - Kabupaten Tegal khususnya di wilayah Clirit Desa Kalibakung memiliki topografi yang berbukit. Potongan bukit yang digunakan untuk jalan dengan kemiringan yang cukup...

Target PBB Rp 7 Miliar

SALATIGA - Kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) melalui Wali Kota Salatiga Yuliyanto menyerahkan secara simbolis Surat Pemberitahuan Pajak Terutang -...

744 Aset Pemkab Dihibahkan ke Desa

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Sebanyak 744 paket aset pembangunan milik Pemkab Demak di wilayah pedesaan, secara resmi diserahkan ke pihak desa, Kamis (1/1) kemarin. Dengan...

More Articles Like This

- Advertisement -