Masjid Gelar Salat Gerhana

246

PEKALONGAN – Fenomena gerhana matahari total (GMT) yang langka terjadi, menjadi daya tarik bagi banyak orang. Namun bagi umat muslim, terutama di Pekalongan menyambut dengan menggelar salat gerhana di sejumlah lokasi.

Beberapa masjid sampai musala sudah mengumumkan akan menggelar salat gerhana matahari secara berjamaah. Salah satunya, Masjid Agung Jami’ Pekalongan di Jalan KH Hasyim Asyari Kota Pekalongan.

Pembina Yayasan Masjid Jami’ Mahmud Yaskur mengatakan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat dan siswa sekolah untuk menggelar salat gerhana berjamaah. “Sesuai sunah Rosul, hendaklah menggelar salat gerhana ini,” ucapnya, Senin (7/3). Salat gerhana matahari akan digelar Rabu (9/3) dan dimulai sekitar pukul 06.25 WIB.

Setelah digelar salat gerhana dengan Imam Habib Abdullah Baqir Alatas, kemudian akan dibacakan doa dan khutbah oleh Khatib KH Drs Sudaryo Elkamali.

Sementara itu, di kalangan akademisi Dosen Ilmu Falak Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN ) Pekalongan Muslih Husain, dalam gerhana matahari total besok pihaknya bersama mahasiswa akan turut mengamatinya. “Besok kami akan mengamati gerhana matahari total. Tepatnya diatas gedung B, kami akan memantau dengan 2 alat, 1 teropong dan 1 teledoit. Kegiatan tersebut, akan dimulai pukul 4 sore sampai selesai,” ucapnya.

Terkait gerhana langsung, dijelaskan karena letak Pekalongan tidak bisa seperti diharapkan murni gerhana, yang terlihat hanya bayangannya saja. Karena menurut data yang dikumpulkan, GMT di Indonesia hanya akan melewati 11 daerah saja, yaitu Palembang, Belitung, Bangka, Sampit, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, Poso, Luwuk, Ternate dan Halmahera. (han/ric)