BJL 2000 Merangsek ke Papan Atas

451

SEMARANG – Tim futsal BJL 200 Cosmo mulai menyodok papan atas ajang Pro Futsal League 2016 (PFL 2016), kompetisi futsal tertinggi Indonesia. Kesuksesan tim kebanggaan Semarang raih ini setelah meraih dua kemenangan di Seri III PFL 2016, 5-6 Maret di GOR 17 Desember, Mataram, NTB.

Saat ini tim besutan Wahyu Kocoy ini berhasil menghuni peringkat kedua dengan mengumpulkan 13 poin. Jumlah tersebut sama seperti raihan peringkat pertama Electric PLN, yang hanya unggul agresifitas gol dari total enam laga yang sudah dijalani.

Manajer BJL 2000 Cosmo, Suyatno, mengatakan hasil tersebut jadi modal penting tim mereka jelang turun di Seri IV dimana BJL 2000 akan menjadi tuan rumah dalam Seri yang digelar di GOR Jatidiri Semarang, 19-20 Maret mendatang. “Di Seri II kami hanya bisa bawa pulang empat poin, kami bersyukur di Seri III bisa meraih poin sempurna. Meski awalnya ada pemain yang tidak bisa main tapi Pelatih mampu menerapkan strategi yang baik di lapangan dan hasilnya memuaskan,” ujar Suyatno.

Dua kemenangan berhasil diraih BJL pada Seri III yakni atas FC Libido Pingdus (2-3) dan Electric PLN (3-4). Datang ke Mataram, BJL 2000 Cosmo kehilangan Guntur Sulistyo yang sehari sebelumnya mengalami kecelakaan lalu lintas dan satu jari kakinya patah sehingga harus menepi hingga akhir musim.

Selain itu Ade Andyka dan Rommel Jhonatan menderita cedera sebelum datang ke Mataram. Ade Andyka mengalami cedera hamstring sementara Rommel cedera pergelangan kaki. Di laga melawan Electric PLN, Wahyu Kocoy juga tak bisa memainkan Ardy Dwi Suwardy karena terkena kartu merah saat laga lawan FC Libido Pingdus. “Laga yang sangat berkesan bagi saya adalah lawan Electric PLN. Kami tertinggal 3-1 di babak pertama dan akhirnya bisa memenangkan laga 3-4 secara dramatis. Ini modal yang bagus untuk berlaga di Semarang melawan Mataram FC dan Bie The Great,” ujar Suyatno.

Seri IV tersebut juga akan jadi seri paruh musim bagi peserta PFL 2016 wilayah barat. Laga BJL 2000 Cosmo melawan Mataram FC akan jadi laga terakhir di putaran pertama. Sementara laga BJL 2000 Cosmo melawan Bie The Great akan jadi pertemuan kedua musim ini. “Di seri pembuka kami kalah tipis 4-3 atas Bie The Great. Bermain di Semarang kami harap, tim bisa membalas hasil yang lalu dengan dukungan penonton yang datang. Selain itu kekuatan Mataram FC juga kami waspadai sebab mereka saat ini sudah kumpulkan delapan poin di wilayah barat,” pungkas Suyatno. (bas/smu)