Penderita Glaukoma di Usia Muda Terus Meningkat

400
SOSIALISASI: RSUP Dr. Kariadi dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jateng, tengah memberikan informasi mengenai penyakit glaukoma kepada para pengunjung Car Free Day (CFD) dalam event World Gloucoma Week 2016 di Jalan Pahlawan Semarang, kemarin pagi. (ISTIMEWA)
SOSIALISASI: RSUP Dr. Kariadi dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jateng, tengah memberikan informasi mengenai penyakit glaukoma kepada para pengunjung Car Free Day (CFD) dalam event World Gloucoma Week 2016 di Jalan Pahlawan Semarang, kemarin pagi. (ISTIMEWA)
SOSIALISASI: RSUP Dr. Kariadi dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jateng, tengah memberikan informasi mengenai penyakit glaukoma kepada para pengunjung Car Free Day (CFD) dalam event World Gloucoma Week 2016 di Jalan Pahlawan Semarang, kemarin pagi. (ISTIMEWA)
SOSIALISASI: RSUP Dr. Kariadi dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jateng, tengah memberikan informasi mengenai penyakit glaukoma kepada para pengunjung Car Free Day (CFD) dalam event World Gloucoma Week 2016 di Jalan Pahlawan Semarang, kemarin pagi. (ISTIMEWA)

SEMARANG – Dulu penderita glaukoma didominasi oleh mereka yang berusia di atas 40 tahun. Namun tren yang terjadi dewasa ini, penderitanya tak sedikit yang berusia relatif muda, bahkan anak-anak.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jateng, dr. Inakawati, MSi Med SpM(K) di sela peringatan World Gloucoma Week 2016 RSUP Dr. Kariadi di halaman ACE Hardware, kemarin, mengatakan semakin tinggi usia seseorang, maka semakin mudah terserang. Tapi, baru baru ini terungkap, usia belia pun berisiko terkena penyakit penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak itu. Bahkan bisa menjangkiti bayi dan anak anak.

Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan tekanan pada bola mata yang tinggi (lebih dari 21 mmHg). Penyakit ini bisa menyerang bayi, disebabkan saat ibu hamil terinfeksi virus tokso rubella. Gejala yang biasa terlihat pada bayi adalah mata terus berair, takut melihat sinar, bola matanya sangat besar dan tekanan bola matanya naik.