BU PROBO-web

Probowatie Tjondronegoro, Ahli Psikolgi

Generasi Z sepertinya tidak bisa lepas dari dunia gadget. Generasi kelahiran 1995 ke atas ini memang zamannya kemajuan teknologi dan serba instan. Yups, tak heran remaja sekarang lebih sering bertatap muka lewat dunia maya dibanding bertemu langsung.

Menurut ahli Psikologi, Probowatie Tjondronegoro, generasi Z lebih sering dan seneng mainan gadget dibandingkan ngobrol sama orang tua ataupun guru. Why? coz gadget ga bisa ngasih nasehat atau marahin kita, kalau orang tua? Jelas pasti ada marahnya, ada ngebeteinnya, ada nyenenginnya, ada ajalah. “Pengawasan orang tua harus ditingkatkan, minimal diberikan jam pemakaian gadget dan membelikan gadget sesuai kebutuhan sang anak,” jelasnya.

Gadget itu diibaratkan pisau, tergantung gimana memakainya. Tentunya kita harus mengontrol diri sendiri dan pandai dalam management waktu. “Meramal perkembangan ke depannya bagi psikologi anak agak sulit, tergantung yang menggunakannya,” tandasnya. Generasi Z memang lebih condong mengandalkan internet dalam mencari tahu sebuah informsi. Beda halnya pada generasi sebelumnya X maupun Y. Meski udah mengenal dunia digital, namun tetap lebih puas jika bersosialisasi dengan cara tatap muka. Apalagi era baby boomers yang lahir pada 1946-1964, yang lebih old school. hehe. (den/zal)