BAHAGIA: Keluarga besar Prof Slamet Budi Prayitno selalu mendukung upaya yang dilakukannya untuk memajukan gerakan kepanduan di Jawa Tengah.
BAHAGIA: Keluarga besar Prof Slamet Budi Prayitno selalu mendukung upaya yang dilakukannya untuk memajukan gerakan kepanduan di Jawa Tengah.
BAHAGIA: Keluarga besar Prof Slamet Budi Prayitno selalu mendukung upaya yang dilakukannya untuk memajukan gerakan kepanduan di Jawa Tengah.
BAHAGIA: Keluarga besar Prof Slamet Budi Prayitno selalu mendukung upaya yang dilakukannya untuk memajukan gerakan kepanduan di Jawa Tengah.

DIBANDINGKAN dengan berbagai kegiatan yang lain, kegiatan Pramuka saat ini memang belum menjadi pilihan utama. Salah satu alasannya adalah karena masih dianggap kuno oleh sebagian kalangan. Oleh karena itu, Budi mengaku akan terus berupaya melakukan penyesuaian dengan perkembangan zaman.

“Pramuka tidak anti terhadap kemajuan zaman. Tetapi selalu melakukan penyesuaian tanpa mengubah nilai yang ditanamkan,” ujar pria yang baru-baru ini dilantik sebagai pelatih pembina di tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Semarang itu.

Nilai yang dimaksud adalah bagaimana peserta didik mendapatkan tantangan karakter melalui berbagai kegiatan yang menarik. Pasalnya, selain dikemas dengan permainan yang menyenangkan, mereka juga harus mendapatkan tantangan serta mengandung pendidikan. “Pandangan ini perlu terus disosialisasikan,” imbuhnya.