Geropyok Tikus, Bantu Petani

299
BERANTAS MUSUH PETANI: Anggota Koramil 20/Salaman Magelang menunjukkan salah satu hama tikus yang berhasil ditangkap dalam kegiatan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) hama tikus, beberapa waktu lalu. (Koramil 20/Salaman)
BERANTAS MUSUH PETANI: Anggota Koramil 20/Salaman Magelang menunjukkan salah satu hama tikus yang berhasil ditangkap dalam kegiatan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) hama tikus, beberapa waktu lalu. (Koramil 20/Salaman)
BERANTAS MUSUH PETANI: Anggota Koramil 20/Salaman Magelang menunjukkan salah satu hama tikus yang berhasil ditangkap dalam kegiatan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) hama tikus, beberapa waktu lalu. (Koramil 20/Salaman)
BERANTAS MUSUH PETANI: Anggota Koramil 20/Salaman Magelang menunjukkan salah satu hama tikus yang berhasil ditangkap dalam kegiatan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) hama tikus, beberapa waktu lalu. (Koramil 20/Salaman)

MAGELANG – Anggota Koramil 20/Salaman Kodim 0705/Magelang berperan serta dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) hama tikus. Pemberantasan hama tikus ini dilakukan bersama petugas PPL dan kelompok Tani Sido Rahayu Dusun Dilem Desa Kebonrejo Kecamatan Salaman serta Dinas Pertanian Kabupaten Magelang dengan memakai metode pengasapan racun tikus tiran, Rabu (2/3) lalu.

Apa yang dilakukan para prajurit ini sangat membantu petani setempat. Bagaimana tidak? Hampir sekitar 15 hektare dari 50 hektare persawahan yang ada di Dusun Dilem ini diserang hama tikus sehingga sangat merugikan petani.

“Perkembanganbiaknya sangat cepat dalam setahun sepasang induk tikus mampu beranak 1.270 ekor. Tikus menyerang tanaman padi mulai dari persemaian sampai setelah membentuk biji, artinya tikus sangat menyukai daun, batang, biji dan padi,” kata Widodo, dari kelompok tani Sido Rahayu Dusun Dilem Desa Kebonrejo.

Dia menuturkan para petani setempat sangat resah akibat hama tikus yang menyerang persawahannya. “Kami berterima kasih kepada Koramil Salaman yang sukarela membantu kami. Kalau tidak kita kendalikan sejak dini bisa dipastikan para petani di dusun kami ini akan mengalami gagal panen,” paparnya. (sihombing/smu)