KEHILANGAN 2 ANGGOTA: Istiadah (ketiga dari kiri) dan Yuliana (kelima dari kiri) yang masuk tim paskibra MTs Tawang Rejosari, Semarang Barat. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEHILANGAN 2 ANGGOTA: Istiadah (ketiga dari kiri) dan Yuliana (kelima dari kiri) yang masuk tim paskibra MTs Tawang Rejosari, Semarang Barat. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SUASANA duka menyelimuti Suryadi, 46, warga Kampung Tawang Ngaglik Lor RT 01 RW 06 Kelurahan Tawang Mas, Semarang. Pasalnya, putrinya, Yuliana Rukdianingsih, 15, yang terseret banjir di bawah Jembatan Hutan Wisata Tinjomoyo, Semarang, kemarin (4/3) berhasil ditemukan sudah tidak bernyawa.

Jenazah Yuliana tiba di rumah duka sekitar pukul 12.30 dan langsung disambut hujan tangis orang tua, teman, saudara dan para tetangga. Tak sedikit yang melihat jenazah siswi MTs Tawang Rejosari itu langsung pingsan. Di rumah duka yang tidak terlalu besar, puluhan pelayat dan tetangga korban sudah berkumpul. Juga teman-teman sekolah korban di MTs Tawang Rejosari. Setelah diistirahatkan sejenak, janazah korban langsung dimandikan dan dikebumikan di pemakaman umum Tawang Mas.

Ayah korban, Suryadi, mengaku sebelum kejadian itu, putrinya pamit pada ibunya, Rofiah, hendak mengerjakan PR di rumah temannya. ”Tetapi, saat naik motor tidak seperti biasanya. Dia (Yuliana) mengendarai motor dengan kencang,” katanya.