Petinju Pelatda Bersaing Ketat

375
TERUS DIPANTAU: Tiga petinju pelatda Jateng Ari marsiana, Marnia S dan Musa Cahyadi saat berlatih fisik di Stadion Jatidiri, pekan lalu. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERUS DIPANTAU: Tiga petinju pelatda Jateng Ari marsiana, Marnia S dan Musa Cahyadi saat berlatih fisik di Stadion Jatidiri, pekan lalu. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERUS DIPANTAU: Tiga petinju pelatda Jateng Ari marsiana, Marnia S dan Musa Cahyadi saat berlatih fisik di Stadion Jatidiri, pekan lalu. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERUS DIPANTAU: Tiga petinju pelatda Jateng Ari marsiana, Marnia S dan Musa Cahyadi saat berlatih fisik di Stadion Jatidiri, pekan lalu. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pelatda tinju Jateng yang disiapkan tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jabar September mendatang berjalan ketat. Belum ada petinju yang benar-benar masuk zona aman untuk tampil di ajang bergengsi empat tahunan tersebut.

Seperti diketahui, tinju Jateng meloloskan empat kelas ke PON XIX melalui babak kualifikasi akhir tahun lalu. Namun kelolosan tersebut by class, artinya petinju yang meloloskan tidak otomatis tampil di PON XIX. Terbukti, satu petinju yang lolos melalui Pra-PON justru tereliminasi, yakni Aldila Eka Supriati (48 kg putri). Posisinya digantikan oleh Dini Alimah Saputri yang dianggap lebih potensial merebut medali di PON XIX.

Namun posisi Dini juga belum sepenuhnya aman, hingga pendaftaran by name ke PB PON, pada saat yang ditentukan nanti. Jika dalam pelatda performanya gembos, bukan tak mungkin dia juga dieliminir dan digantikan petinju lain. Tak terkecuali petinju yang saat ini menempati tiga kelas lain yakni 49 kg putra yang tampaknya Musa Cahyadi cukup aman posisinya. Lalu posisi yang cenderung aman adalah di kelas 64 kg putri, di mana ada petinju Ari Marsiana.