KUNJUNGAN KERJA : GM External Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Ari Wibowo, saat memaparkan proses amdal PLTU kepada anggota Komisi IV DPR RI, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGAN KERJA : GM External Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Ari Wibowo, saat memaparkan proses amdal PLTU kepada anggota Komisi IV DPR RI, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGAN KERJA : GM External Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Ari Wibowo, saat memaparkan proses amdal PLTU kepada anggota Komisi IV DPR RI, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGAN KERJA : GM External Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Ari Wibowo, saat memaparkan proses amdal PLTU kepada anggota Komisi IV DPR RI, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Sebanyak 12 orang anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, melakukan kunjungan kerja di lokasi PLTU 2 x 1000 MW di Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jumat siang (4/3) kemarin. Kunjungan tersebut untuk melihat langsung pembangunan PLTU di Kabupaten Batang yang sebelumnya sempat ditolak para nelayan.

Dengan didampingi Sekda Batang dan Dinas Keluatan Provinsi Jawa Tengah, para anggota dewan sempat kagum ketika menyimak paparan General Manager (GM) External Relations PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), Ari Wibowo, tentang proses amdal dan kelistrikan dari PLTU yang nantinya akan menghasilkan energi listrik sebesar 2 x 1000 MW.

Menurut Ari Wibowo, pembangunan PLTU akan berlangsung selama 48 bulan. Sedangkan kendala pembebasan sisa tanah seluas 12,5 hektare, sudah dapat diselesaikan oleh negara dengan menggunakan Undang-Undang (UU) Nomor 2 tahun 2012.