Alat Kontrasepsi Berserakan di PAI

931
PENEMUAN : Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Ahmad Satori menunjukan penemuan alat kontrasepsi di OW PAI, Jumat (4/3) kemarin. (K ANAM SYAHMADANI/RATEG/JPNN)
PENEMUAN : Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Ahmad Satori menunjukan penemuan alat kontrasepsi di OW PAI, Jumat (4/3) kemarin. (K ANAM SYAHMADANI/RATEG/JPNN)
PENEMUAN : Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Ahmad Satori menunjukan penemuan alat kontrasepsi di OW PAI, Jumat (4/3) kemarin. (K ANAM SYAHMADANI/RATEG/JPNN)
PENEMUAN : Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Ahmad Satori menunjukan penemuan alat kontrasepsi di OW PAI, Jumat (4/3) kemarin. (K ANAM SYAHMADANI/RATEG/JPNN)

TEGAL-Kondisi Objek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) semakin memprihatinkan. Menyusul ditemukannya sejumlah alat kontrasepsi yang berserakan di lokasi bangku payung, saat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal melakukan monitoring menggunakan sepeda ke kawasan tersebut, Jumat pagi (4/3) kemarin.

Alat kontrasepsi yang ditemukan dewan ada yang dalam kondisi bekas pakai. Beragam merek diketahui dari banyaknya bungkus yang tersebar di lokasi. Penemuan ini cukup mengagetkan dan sangat disayangkan. “Astagfirullahaladzim,” ujar spontan Ketua Komisi II Tuty Alawiyah, saat ditemukan alat kontrasepsi tersebut.

Sekretaris Komisi III Rofii Ali mengatakan, jika persoalan ini terus dibiarkan, artinya sama saja membiarkan perbuatan zina dan menambah lokasi prostitusi terselubung di Kota Tegal. Bangku payung yang disalahgunakan, juga berpotensi meningkatkan penyebaran dan penularan HIV/AIDS.