Warga Pagerbarang Demo

466
DEMO : Puluhan warga Kecamatan Pagerbarang menanam pohon pisang, jagung dan menebar ikan lele di ruas jalan Pagerbarang-Jatibarang yang rusak parah akibat kerap dilalui kendaraan berat milik PT Waskita Karya, Kamis (3/3). (YERRY NOVEL/JPNN)
DEMO : Puluhan warga Kecamatan Pagerbarang menanam pohon pisang, jagung dan menebar ikan lele di ruas jalan Pagerbarang-Jatibarang yang rusak parah akibat kerap dilalui kendaraan berat milik PT Waskita Karya, Kamis (3/3). (YERRY NOVEL/JPNN)
DEMO : Puluhan warga Kecamatan Pagerbarang menanam pohon pisang, jagung dan menebar ikan lele di ruas jalan Pagerbarang-Jatibarang yang rusak parah akibat kerap dilalui kendaraan berat milik PT Waskita Karya, Kamis (3/3). (YERRY NOVEL/JPNN)
DEMO : Puluhan warga Kecamatan Pagerbarang menanam pohon pisang, jagung dan menebar ikan lele di ruas jalan Pagerbarang-Jatibarang yang rusak parah akibat kerap dilalui kendaraan berat milik PT Waskita Karya, Kamis (3/3). (YERRY NOVEL/JPNN)

PAGERBARANG – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Kecamatan Pagerbarang (FMP-KP) menggelar unjukrasa di ruas jalan Pagerbarang-Jatibarang, Kamis (3/3). Mereka mendesak PT Waskita Karya segera memperbaiki jalan tersebut. Aksi unjuk rasa dilakukan sekitar pukul 09.00 di salah satu titik ruas jalan yang rusak parah. Selain berorasi, mereka juga membentangkan spanduk dan poster berisi kecaman terhadap PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek jalan tol Pejagan-Pemalang.

Dalam unjuk rasa itu, warga juga melampiaskan kekesalan atas kondisi jalan yang rusak parah dengan menanam pohon pisang, jagung dan menyebar ikan lele di lubang jalan yang digenangi air hujan. Saat melakukan unjuk rasa, mereka didampingi Camat Pagerbarang Bambang Sihana, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi Partai Gerindra Samsuri, Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PKB Sayuti, dan jajaran Polsek Pagerbarang, serta Koramil Pagerbarang. Aksi turun ke jalan sempat membuat arus lalu lintas tersendat.

“PT Waskita harus bertanggungjawab karena kerusakan jalan ini akibat setiap hari dilewati ratusan dump truk yang membawa material pembangunan jalan tol,” kata Ketua FMP-KP, Wasirun, saat berorasi.