skandar Simorangkir (ISTIMEWA)
skandar Simorangkir (ISTIMEWA)
skandar Simorangkir (ISTIMEWA)
skandar Simorangkir (ISTIMEWA)

SEMARANG – Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Tengah pada Triwulan I tahun 2016 diperkirakan tidak sebaik Triwulan IV tahun 2015. Bank Indonesia Wilayah Jateng memperkirakan pertumbuhan Ekonomi Triwulan I pada kisaran 5,2-5,6 persen, atau lebih rendah dari Triwulan IV tahun 2015 sebesar 6,1 persen.

“Sesuai dengan pola musiman, sampai dengan Januari 2016, Jateng tercatat mengalami net inflow sebesar Rp 7,66 triliun, setelah mengalami net out flow di bulan Desember 2015,”ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jateng, Iskandar Simorangkir, Rabu (2/3).

Tercatat pertumbuhan net inflow pada Januari 2016 sebesar 4,17 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan net inflow bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 95,55 persen (yoy). Pertumbuhan ini juga lebih rendah dibandingkan dengan bulan Januari yang sebesar 34,35 persen (yoy).