Mendagri Minta Jemput Bola E-KTP

228
SEPI: Mobil keliling untuk mengurus e-KTP tampak sepi. Pemerintah harus jemput bola agar seluruh warga bisa mempunyai e-KTP. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEPI: Mobil keliling untuk mengurus e-KTP tampak sepi. Pemerintah harus jemput bola agar seluruh warga bisa mempunyai e-KTP. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEPI: Mobil keliling untuk mengurus e-KTP tampak sepi. Pemerintah harus jemput bola agar seluruh warga bisa mempunyai e-KTP. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Menteri dalam Negeri (Mendagri) meminta petugas kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten/kota segera membagikan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Sementara ini, masih banyak warga yang masih menggunakan KTP, bahkan surat keterangan (suket) dan belum ditukarkan menjadi e-KTP.

”Sekarang yang terdata 156 juta, dan baru 152 juta yang sudah punya e-KTP. Ini harus jemput bola agar segera tuntas. 2018 harus sudah selesai karena 2019 akan ada plilpres,” tutur Mendagri Tjahjo Kumolo, belum lama ini.

Dari data Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) saat ini sebanyak 3.165.484 warga Jateng belum melakukan rekam data dan memperoleh e-KTP.

Tjahjo juga menyinggung soal progres proses pembuatan KTP untuk anak atau Kartu Identitas Anak (KIA). Saat ini, ada 10 wilayah di Indonesia yang sudah menerapkannya. Hanya metode dan cara pendataan dan pembuatannya berbeda.