Gelar OSC, Hidupkan KTL

378
AKP Dwi Nugraha (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar)
AKP Dwi Nugraha (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar)
AKP Dwi Nugraha (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar)
AKP Dwi Nugraha (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar)

KAWASAN Tertib Lalulintas (KTL) ternyata masih sebatas peraturan dan belum juga direalisasikan. Karena itulah, dalam Operasi Simpatik Candi (OSC) 2016 kali ini, Kepala Satlantas Polres Pekalongan Kota, AKP Dwi Nugraha akan menghidupkan KTL. “Pada OSC 2016, Satlantas Polres Pekalongan Kota memang akan fokus pada 70 persen kegiatan di KTL, sisanya baru jalan umum,” ucapnya.

Dengan begitu, pihaknya berharap KTL bisa benar-benar menjadi contoh untuk tertib lalulintas di kawasan lainnya. Peraturan seperti penggal jalan yang tertib, marka, rambu, parkir, larangan, jalan satu arah serta mengutamakan pengguna jalan kaki, akan ditegakkan.

“Di Kota Pekalongan, ada 5 KTL. Namun akan kami ambil 2 lokasi dulu untuk pilot project. Yaitu di Jalan Hasanudin dan Jalan Sultan Agung atau sekitar 1,3 kilometer,” jelas Dwi.

Operasi yang dilaksanakan secara serentak selama 21 hari mulai hari ini Selasa (1/3) sampai dengan (21/3) mendatang, diharapkan digelar secara humanis dan lebih pada tindakan preventif dan imbauan.

“Hal tersebut seperti yang diperintahkan Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Luthfie Sulistiawan saat pelatihan beberap waktu kemarin. Sehingga untuk pengendara, akan diperingatkan atau ditegur secara tertulis dulu, baru dilakukan penindakan (tilang), jika pelanggarannya parah,” katanya.

Untuk itu, ingatnya, bagi pengguna jalan, awal Maret ini, diharapkan lebih tertib lalulintas. Dengan berkendara sesuai peraturan, serta memiliki surat kendaraan dan SIM yang lengkap. Agar jalanan kota lebih nyaman, tertib, rapi dan tertata. (han/ida)