Bupati Tegal Klarifikasi Soal WIUP

380
KLARIFIKASI : Bupati Tegal Enthus Susmono memberikan penjelasan kepada sejumlah LSM ikhwal WIUP milik PT Waskita Karya yang diduga cacat hukum, di kantornya, Senin (29/2) kemarin. (YERRY NOVEL/RADAR SLAWI/JPNN)
KLARIFIKASI : Bupati Tegal Enthus Susmono memberikan penjelasan kepada sejumlah LSM ikhwal WIUP milik PT Waskita Karya yang diduga cacat hukum, di kantornya, Senin (29/2) kemarin. (YERRY NOVEL/RADAR SLAWI/JPNN)
KLARIFIKASI : Bupati Tegal Enthus Susmono memberikan penjelasan kepada sejumlah LSM ikhwal WIUP milik PT Waskita Karya yang diduga cacat hukum, di kantornya, Senin (29/2) kemarin. (YERRY NOVEL/RADAR SLAWI/JPNN)
KLARIFIKASI : Bupati Tegal Enthus Susmono memberikan penjelasan kepada sejumlah LSM ikhwal WIUP milik PT Waskita Karya yang diduga cacat hukum, di kantornya, Senin (29/2) kemarin. (YERRY NOVEL/RADAR SLAWI/JPNN)

SLAWI-Bupati Tegal Enthus Susmono mengaku tidak tahu ikhwal persetujuan pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) tanah urug yang diajukan oleh PT Waskita Karya yang berlokasi di Desa Karangmalang Kecamatan Kedungbanteng seluas 20 hektare.

Bupati mengatakan itu di depan belasan LSM di Kabupaten Tegal yang menduga bahwa WIUP tersebut cacat hukum. “Saya bukannya tidak tahu menahu, tapi sampai sekarang belum ada surat yang maju ke saya,” kata Bupati saat mengklarifikasi dugaan belasan LSM terhadap WIUP milik PT Waskita yang cacat hukum, di ruang kerjanya, Senin (29/2) kemarin.

Bupati mengungkapkan, apabila PT Waskita hendak mengurus WIUP dan maju ke dirinya, tentu akan didisposisikan kepada dinas terkait. Dan disposisi itu, ditandai dengan stempel khusus berwarna merah. “Kalaupun ada surat yang maju, pasti akan saya perintahkan ke Bappeda,” tegas Bupati.

Silakan beri komentar.