MADYA SD-Wakil SDN Magelang 06, Macelo, berjuang keras di semifinal Kelompok Madya SD saat bertemu Albastomy dari SDN Rejo Selatan 03 yang lebih diunggulkan maju final. (TAUFIQ RIKHOYADI/RADAR KEDU)
MADYA SD-Wakil SDN Magelang 06, Macelo, berjuang keras di semifinal Kelompok Madya SD saat bertemu Albastomy dari SDN Rejo Selatan 03 yang lebih diunggulkan maju final. (TAUFIQ RIKHOYADI/RADAR KEDU)
MADYA SD-Wakil SDN Magelang 06, Macelo, berjuang keras di semifinal Kelompok Madya SD saat bertemu Albastomy dari SDN Rejo Selatan 03 yang lebih diunggulkan maju final. (TAUFIQ RIKHOYADI/RADAR KEDU)
MADYA SD-Wakil SDN Magelang 06, Macelo, berjuang keras di semifinal Kelompok Madya SD saat bertemu Albastomy dari SDN Rejo Selatan 03 yang lebih diunggulkan maju final. (TAUFIQ RIKHOYADI/RADAR KEDU)

MAGELANG-Babak semifinal Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Tidar Cup XVI Tahun 2016 kelompok usia tingkat anak-anak mencatat hasil kejutan dari para pemain nonunggulan. Dari hasil pertandingan hari terakhir kejuaraan Minggu (28/2) petang di GOR Djarum Magelang, Jalan Beringin VI/78, Magelang, Jawa Tengah, nonunggulan anak-anak putra Dewangga dari klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) Surya Tidar Magelang dan anak-anak putri Veronica asal PB Jaya Agung Magelang, sukses menembus final.

Dewangga memperoleh kemenangan dengan susah payah di babak semifinal saat bertemu Rangga, sesama atlet PB Surya Tidar Magelang. Dewangga menghentikan langkah rekan satu klubnya dengan angka 15-21, 21-18, 21-12. Sedangkan Veronica memastikan diri tampil di laga puncak setelah bertemu Indnes Marinda, unggulan dua dari PB Surya Tidar Magelang. Melalui laga ketat 18-21, 21-19, 21-11, Veronica mengalahkan pemain putri kidal tersebut.

Pelatih PB Jaya Agung, Irena Adyarinta menuturkan, peluang kemenangan Veronica diprediksikan sejak awal. “Sebenarnya peluang kemenangan Veronica fifty-fifty. Tapi dia rajin mengejar bola dan tipe penyerang. Keunggulan ini mematikan langkah lawannya meskipun harus main sampai tiga set,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga petang kemarin laga final Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Tidar Cup XVI Tahun 2016 masih menunggu dimainkan karena beberapa laga semifinal kelompok usia masih berlangsung. Pada pertandingan kategori madya jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), SMP Tarakanita gagal mengirimkan wakil tampil final. Jonathan yang sudah sampai delapan besar, dikalahkan Daffa Naufal dari SMPN 11. (fiq/ton/adv)