DISKUSI : Komisioner KPPU RI, Saidah Sakwan berbicara dalam diskusi soal perunggasan di ruang Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DISKUSI : Komisioner KPPU RI, Saidah Sakwan berbicara dalam diskusi soal perunggasan di ruang Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DISKUSI : Komisioner KPPU RI, Saidah Sakwan berbicara dalam diskusi soal perunggasan di ruang Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DISKUSI : Komisioner KPPU RI, Saidah Sakwan berbicara dalam diskusi soal perunggasan di ruang Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Harga daging ayam yang terus melambung tak terkendali diduga akibat ulah para kartel perusahaan perunggasan di Indonesia. Bahkan, kini Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI telah menetapkan 12 kartel yang sepakat dalam pelaksanaan usaha ayam ras sehingga berpengaruh terhadap komoditas ayam pedaging tersebut.

Demikian disampaikan anggota Komisioner KPPU Pusat, Saidah Sakwan di sela diskusi KPPU RI bersama pengusaha peternak ayam ras yang berlangsung di ruang Bina Praja, kemarin.

Diskusi yang mengusung tema kebijakan penataan pasar ayam ras di Indonesia ini menyoroti usaha ayam mulai soal pasokan pakan ternak hingga distribusi serta penetapan harga daging ayam di pasaran.

Menurut Saidah, adanya kartel ini memicu usaha ayam ras tidak sehat. Sebab, semua yang terkait dengan usaha tersebut ditentukan para kartel. “Ulah kartel ini sudah termasuk kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) melebihi kartel narkoba sekalipun,” ujarnya.