Lebih Bagus dari Dagangan di Malioboro

Melihat Hasil Keterampilan Siswa SMP Terbuka Tempuran

582
BERMANFAAT: Sejumlah siswa dan guru SMP Terbuka Tempuran memperlihatkan berbagai macam hasil kerajinan dari limbah tekstil. (Hanif Adi Prasetyo/radar kedu)
BERMANFAAT: Sejumlah siswa dan guru SMP Terbuka Tempuran memperlihatkan berbagai macam hasil kerajinan dari limbah tekstil. (Hanif Adi Prasetyo/radar kedu)
BERMANFAAT: Sejumlah siswa dan guru SMP Terbuka Tempuran memperlihatkan berbagai macam hasil kerajinan dari limbah tekstil. (Hanif Adi Prasetyo/radar kedu)
BERMANFAAT: Sejumlah siswa dan guru SMP Terbuka Tempuran memperlihatkan berbagai macam hasil kerajinan dari limbah tekstil. (Hanif Adi Prasetyo/radar kedu)

Limbah tekstil tidak selalu harus dibuang. Di tangan terampil siswa SMP Terbuka Tempuran, limbah tekstil diubah menjadi ribuan produk kerajinan hasta karya bernilai ekonomi tinggi. Seperti apa?

HANIF ADI PRASETYO, MUNGKID

Pagi sekitar pukul 09.00, terik matahari sudah terasa menyengat kulit ari. Udara di dalam lingkungan SMP Terbuka yang menginduk di SMPN 1 Tempuran terasa kurang segar. Sekolah yang terletak di Jalan Purworejo – Magelang itu memang dikelilingi banyak pabrik yang mengeluarkan asap dari cerobong raksasa.

Di ujung belakang sekolah itu terdapat ruang keterampilan yang sudah dijejali siswa kelas VII SMPN 1 Tempuran dan siswa kelas VIII dan IX SMP Terbuka Tempuran. Mereka fokus belajar menjahit lurus di koran bekas dan membuat pola sesuai keinginan pada kain. Siswa ini sedang membuat kerajinan tangan dari sisa-sisa kain industri tekstil.