Diminta Ikuti Mekanisme Partai

531

Dia menambahkan dari data DPP tersebut, akan ada evaluasi terkait kinerja masing-masing. Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini meminta Ganjar mengikuti mekanisme yang telah digariskan partai dan tidak melangkah sendiri. “Meski Gubernur yang Hebat, ada mekanisme partai dan Pak Ganjar harus mengikuti jika ada keinginan kesana (DKI 1),” katanya di sela Pembekalan Pandu Juang DPD PDIP Jawa Tengah di Panti Marhaenis, Minggu (28/2).

Menurut Pacul, hingga saat ini DPD PDIP DKI Jakarta maupun DPP belum melakukan pembahasan terkait Pilgub DKI. Sesuai tradisi PDIP, pasangan calon yang akan diusung dalam Pilgub DKI pada 2017 nanti akan ditentukan DPP melalui penjaringan terlebih dahulu. “Namun yang menjadi kendala, Ketua DPD PDIP DKI Jakarta saat ini mengundurkan diri dan belum ditunjuk Plh nya,” katanya. Meski begitu dia optimistis pengganti Ketua DPD akan segera ditentukan.

Bendahara DPD PDIP Jawa Tengah Agustina Wilujeng menambahkan Ganjar merupakan sosok yang berani. Sebab politisi berambut putih tersebut berani menantang Ahok yang menjadi incumbent.

Jika Ganjar ingin maju di DKI Jakarta, nasibnya juga akan bergantung revisi UU Pilkada yang sedang dilakukan di DPR RI. Dalam revisi tersebut, ada dua pendapat. Pertama semua calon yang maju harus mundur dari jabatan sebelumnya. Baik itu anggota TNI/Polri, PNS, maupun sipil. Jika revisi ini disetujui, Ganjar harus rela melepas jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tengah bila ingin maju di DKI.

Sementara pendapat kedua, pejabat publik tidak harus mundur karena sebelumnya telah dipilih rakyat. Jika usulan ini disetujui, Ganjar cukup cuti sebagai PNS jika maju Pilgub DKI Jakarta dan kembali menjadi Gubernur Jawa Tengah seandainya kalah di ibukota. “Revisi UU Pilkada ini deadline nya April nanti,” kata Bambang Wuryanto.

Pembekalan kemarin dilakukan terhadap 100 Pandu Juang yang akan dikirim ke sejumlah wilayah di Indonesia yang menggelar pilkada. Menurut Pacul, hal ini sesuai perintah DPP yang meminta Jawa Tengah menyiapkan kader potensiap untuk membantu pemenangan pilkada. “Kader-kader ini telah memiliki sejumlah pengalaman menangani pilkada. Kami akan kirimkan ke DPP beserta CV dan hasil psikotesnya,” katanya. Mereka diberi pembekalan terkait leadership, kemampuan kerjasama, abtraksi, analisis, daya juang, dan kemampuan menyampaikan keinginan. (ric)