DAMAI : Iman Fadhilah (tiga dari kanan) bersama sejumlah anak muda yang tergabung dalam FKUB GM Jawa Tengah. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DAMAI : Iman Fadhilah (tiga dari kanan) bersama sejumlah anak muda yang tergabung dalam FKUB GM Jawa Tengah. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DAMAI : Iman Fadhilah (tiga dari kanan) bersama sejumlah anak muda yang tergabung dalam FKUB GM Jawa Tengah. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DAMAI : Iman Fadhilah (tiga dari kanan) bersama sejumlah anak muda yang tergabung dalam FKUB GM Jawa Tengah. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Maraknya kasus intoleransi yang terjadi akhir-akhir ini membuat keprihatinan sejumlah pihak. Apalagi jika dikaitkan dengan unsur agama. Karenanya, keberadaan Forum Kerukunan antar Umat Beragama (FKUB) sangat diperlukan. Seperti apa?

AHMAD FAISHOL

SOE itu, sekawasan anak muda terlihat sedang asyik bercengkerama di sebuah kantin Kantor Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Jawa Tengah. Usut punya usut, ternyata mereka tengah mendiskusikan persoalan yang sedang marak saat ini yaitu ISIS dan Gafatar.

“Mari, silakan bergabung. Kenalkan teman-teman dari FKUB GM (Forum Kerukunan antar Umat Beragama Generasi Muda) Jawa Tengah,” kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang, AM Jumai kepada Jawa Pos Radar Semarang.