Dianggap Ingin seperti JKW

Siap jika Diperintah Partai

496
Ganjar Pranowo (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Ganjar Pranowo (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Ganjar Pranowo (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Ganjar Pranowo (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Langkah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dapat diartikan sejumlah hal. Di antaranya Ganjar membangun investasi politik jangka panjang dan melihat peluang yang kecil untuk maju lagi dalam Pilgub Jawa Tengah 2018.

Pengamat politik Undip M. Yulianto meraba sejumlah kemungkinan dari manuver Ganjar tersebut. Yang pertama, Ganjar tengah melakukan investasi politik jangka panjang. ”Saya melihat Pak Ganjar ini ingin membangun karir politik dengan memperkuat mobilitas vertikal,” katanya. Langkah tersebut seperti yang dilakukan Jokowi. Yaitu dari menjabat Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, kemudian Presiden.

Menurutnya, dengan mencalonkan diri di DKI, Ganjar berpeluang besar tampil di level nasional. Selanjutnya, bukan tidak mungkin mencalonkan diri di pilpres, atau paling tidak duduk di kabinet sebagai menteri. ”Yang jelas Pak Ganjar ini sepertinya memiliki percaya diri yang tinggi dan menganggap dirinya layak tampil di kontestasi politik nasional,” tandasnya.