MENU BARU : Bondan Winarno mencicipi menu nusantara di Pamiluto Restaurant Hotel Atria Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MENU BARU : Bondan Winarno mencicipi menu nusantara di Pamiluto Restaurant Hotel Atria Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MENU BARU : Bondan Winarno mencicipi menu nusantara di Pamiluto Restaurant Hotel Atria Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MENU BARU : Bondan Winarno mencicipi menu nusantara di Pamiluto Restaurant Hotel Atria Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Kekayaan kuliner nusantara seperti tak akan ada habisnya untuk diolah dan disajikan. Apalagi saat ini penggemarnya tak hanya warga lokal, banyak wisatawan mancanegara yang ketagihan masakan nusantara ketika berkunjung ke Indonesia. Tak heran jika hotel-hotel berbintang juga menyajikan menu nusantara sebagai salah satu andalannya.

Pakar kuliner nusantaraBondan Winarno berharap tidak hanya hotel yang mengorbitkan masakan nusantara. Campur tangan pemerintah juga berkontribusi membuat masakan nusantara mendunia. “Masakan Indonesia itu juara,” ujar Bondan saat peluncuran menu nusantara di Pamiluto Restaurant Hotel Atria Magelang, Kamis (25/2).

Menurutnya, masih banyak pihak yang terlalu asyik menyajikan masakan internasional. Padahal ada sekitar 5.000 resep tradisional Indonesia yang tak kalah memikat lidah. Jumlah itu, tidak semua bisa diangkat. Namun 30-35 masakan nusantara sudah cukup mewakili bila serius digarap.