DIRAWAT INTENSIF: Bayi kembar siam berjenis kelamin perempuan dirawat di inkubator ruang perawatan bayi risiko tinggi RSUP dr Kariadi, Semarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRAWAT INTENSIF: Bayi kembar siam berjenis kelamin perempuan dirawat di inkubator ruang perawatan bayi risiko tinggi RSUP dr Kariadi, Semarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pasangan suami istri, Nuri Hasyim, 30, dan Sri Murti, 26, warga Dusun Nongkosawit, Desa Kentengsari, Temanggung, tak menyangka bakal dikaruniai buah hati kembar siam. Sepasang bayi perempuan yang lahir di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Temanggung pada Sabtu (20/2) lalu itu lahir dempet di bagian perut. Rabu (24/2) malam, bayi kembar siam yang belum diberi nama itu dirujuk ke RSUP dr Kariadi Semarang guna menjalani operasi pemisahan tubuh. Di RS pelat merah itu, si kembar ditempatkan di inkubator ruang perawatan bayi risiko tinggi.

Staf Bagian Humas RSUP dr Karidi, Parna, mengatakan, bayi kembar siam dari Temanggung tersebut tiba di rumah sakit Rabu sekitar pukul 19.30. Saat tiba di Kariadi, kondisi bayi agak kurang sehat. Oleh petugas rumah sakit, bayi kembar siam tersebut langsung dirawat di Bangsal Persalinan Anak. ”Langsung kami lakukan pemeriksaan awal, sekarang masih ditangani tim dokter. Untuk kondisinya masih kami lihat perkembangannya,” jelas Parna kepada wartawan, Kamis (25/2).