Tolak Diajak Mabuk, PK Karaoke Babak Belur

656

BARUSARI – Seorang pemandu lagu (PK) di tempat hiburan karaoke Royal, di kawasan Jalan Hasanuddin, Tanah Mas mengalami nasib apes. Warga Condrokusumo Baru, Bongsari, bernama Tri Puji Rahayu, 20, dihajar rekan sesama PK, gara-gara menolak diajak menenggak minuman beralkohol.

Insiden keributan disertai kekerasan tersebut terjadi, Selasa dini hari (23/2) kemarin, sekitar pukul 02.00. Tri, yang biasa bekerja sebagai PK karaoke di tempat tersebut diminta melayani dan mendampingi bernyanyi oleh segerombolan pengunjung yakni 15 orang laki-laki.

Tak selang berapa lama, beberapa pengunjung tersebut menyodorkan segelas minuman beralkohol kepada korban agar turut menenggak miras. Namun, korban enggan dan memilih keluar dari ruangan ladies room Royal Karaoke untuk menghindari paksaan tersebut. ”Saya begitu berada di luar, terus telepon pacar saya agar dijemput,” kata Tri Puji Rahayu kepada polisi saat pelaporan di SPKT Polrestabes Semarang, kemarin.

Usai menelepon Irfan Subekti Dwi Setyawan, warga Jatingaleh Trangkil Banyumanik yang tak lain kekasih korban, Tri bergegas kembali masuk ke dalam ruangan karaoke. Namun belum sempat dirinya masuk, tiba-tiba salah seorang PK berinisial DIK, mendorong korban dari arah belakang hingga jatuh tersungkur.

Entah diduga ikut geram dengan sikap korban, DIK yang bertempat tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian langsung memanfaatkan kesempatan tersebut dengan cara menghajar korban. ”Begitu jatuh, saya ditendangi, dan diinjak-injak dia (DIK, Red),” katanya.