Cari Solusi Gulirkan Kompetisi

330
PSIS
PSIS

SEMARANG – PSIS memenuhi undangan PSGC Ciamis yang menggelar musyawarah sepak bola dengan mengundang perwakilan dari klub-klub Divisi Utama dari seluruh Indonesia.
Musyawarah akan berlangsung Kamis (25/2) ini.

Penasihat tim PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto, yang mewakili PSIS mengatakan, agenda tersebut terselenggara sebagai bentuk dari keresahan tim-tim Divisi Utama menyusul vakumnya kompetisi dan juga tidak banyak agenda turnamen nasional yang melibatkan tim-tim kasta kedua di Indonesia itu.

“Awalnya memang kami dihubungi oleh PSGC, mereka mengutarakan keresahan masalah vakumnya kompetisi dan lain-lain termasuk wacana untuk mendesak KLB (Kongres Luar Biasa PSSI, Red). Kami belum tahu arah pertemuan nanti. Namun yang jelas pasti akan ada rekomendasi yang akan diberikan kepada pemangku kepentingan dari hasil musyawarah ini,” beber Liluk.

Selain dari PSIS, beberapa perwakilan tim Divisi Utama asal Jateng lainnya seperti Persip Pekalongan dan juga Persis Solo juga turut menghadiri acara tersebut,”Kalau yang diundang mayoritas tim-tim Divisi Utama,” sambungnya.

Sementara selain musyawarah di Ciamis tersebut, tim berjuluk Mahesa Jenar itu juga akan memenuhi undangan dari PT Liga Indonesia yang akan menggelar pertemuan dengan mengundang 18 perakilan tim Indonesia Super Competition (ISC), 59 Tim Divisi Utama dan perwakilan Asprov PSSI.

Pertemuan dengan operator kompetisi tersebut akan digelar di Jakarta pada Jumat (26/2) besok. Tim Mahesa Jenar sendiri akan diwakili oleh Direktur Teknik Setyo Agung Nugroho dan juga General Manajer (GM) Kairul Anwar.

Setyo Agung Nugroho ditemui di Stadion Jatidiri Semarang kemarin mengatakan, dalam pertemuan di Jakarta besok, rencananya pihak operator akan membeberkan master plan kompetisi termasuk kompetisi kasta kedua musim ini. “Yang jelas dalam pertemuan besok kami berharap sudah ada kejelasan soal kompetisi Divisi Utama. Baik soal jadwal, format maupun regulasi kompetisi. Karena menurut kami saat ini tim-tim sudah terlalu lama vakum,” pungkas Setyo Agung Nugroho. (bas/smu)