Petakan Longsor, Gandeng UGM

323
SIAP SIAGA: Tim gabungan tanggap bencana Kabupaten Temanggung saat apel bersama di lapangan Gedung Pemuda Temanggung, Selasa (23/2). (AHSAN FAUZI/ JAWA POS RADAR KEDU)
SIAP SIAGA: Tim gabungan tanggap bencana Kabupaten Temanggung saat apel bersama di lapangan Gedung Pemuda Temanggung, Selasa (23/2). (AHSAN FAUZI/ JAWA POS RADAR KEDU)
SIAP SIAGA: Tim gabungan tanggap bencana Kabupaten Temanggung saat apel bersama  di lapangan Gedung Pemuda Temanggung, Selasa (23/2). (AHSAN FAUZI/ JAWA POS RADAR KEDU)
SIAP SIAGA: Tim gabungan tanggap bencana Kabupaten Temanggung saat apel bersama di lapangan Gedung Pemuda Temanggung, Selasa (23/2). (AHSAN FAUZI/ JAWA POS RADAR KEDU)

TEMANGGUNG—Sebanyak 400 personel tim gabungan tanggap bencana menggelar apel bersama. Apel berlangsung di lapangan Gedung Pemuda, Selasa (23/2) kemarin. Apel dipimpin Bupati Bambang Sukarno. Dalam kegiatan tersebut, dipamerkan beragam peralatan tanggap bencana dari masing-masing satuan.

Sebanyak 400 personel gabungan terdiri atas personel Polres Temanggung, Kodim 0706/Temanggung, Pemkab, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Juga personel Palang Merah Indonesia (PMI) Temanggung, Banser Ansor, dan pecinta alam se-Kabupaten Temanggung.

Dalam arahannya, Bupati Bambang Sukarno mengatakan, Temanggung berpotensi terjadi bencana. Seperti longsor, puting beliung, dan banjir. Oleh sebab itu, “Kita meminta kepada semua pemangku kepentingan untuk bisa bekerjasama, bahu-membahu dalam penanganan bencana.”

Penanganan bencana, sambung bupati, tak semata tugas pemerintah. “Bukan hanya tugas TNI-Polri, namun tugas kita bersama.”