Laporkan Setiap Aktivitas Mencurigakan

294
WASPADA: Polres Temanggung memasang spanduk larangan menggelar kegiatan di lahan Perhutani Sikendil Wonotirto Gunung Sumbing, kemarin. (Ahsan fauzi/radar kedu)
WASPADA: Polres Temanggung memasang spanduk larangan menggelar kegiatan di lahan Perhutani Sikendil Wonotirto Gunung Sumbing, kemarin. (Ahsan fauzi/radar kedu)
WASPADA: Polres Temanggung memasang spanduk larangan menggelar kegiatan di lahan Perhutani Sikendil Wonotirto Gunung Sumbing, kemarin. (Ahsan fauzi/radar kedu)
WASPADA: Polres Temanggung memasang spanduk larangan menggelar kegiatan di lahan Perhutani Sikendil Wonotirto Gunung Sumbing, kemarin. (Ahsan fauzi/radar kedu)

TEMANGGUNG- Polres Temanggung memasang spanduk di lahan Perhutani Sikendil Wonotirto yang berisi larangan menggelar kegiatan tanpa izin di wilayah tersebut. Upaya ini merupakan langkah preventif mencegah terulangnya pelatihan semimiliter seperti yang digelar 38 anggota Jamaah Anshorus Shariah (JAS) akhir pekan lalu.

“Selain pemasangan spanduk di kawasan Gunung Sumbing, kami juga akan memasang spanduk serupa di tempat rawan yang sekiranya berpotensi dibuat pelatihan. Tempat tersebut diantaranya; di Tretep, Jumo, Bulu dan Kledung,” terang Kapolres Temangung AKBP Wahyu Wim Harjanto, Selasa (23/2).

Wahyu juga meminta kepada seluruh masyarakat Temanggung untuk mewaspadai aktivitas di sekitar lingkungan masing-masing. Jika menjumpai kegiatan yang mencurigakan, jangan sungkan-sungkan melapor ke aparat berwenang. “Silakan laporkan kepada kami, supaya segera kami tidak lanjuti. Mohon kerjasama semua pihak untuk bersama-sama membendung aktivitas yang meresahkan warga,” imbuhnya.

Rencananya, Kamis (25/2) jajaran Polres Temanggung akan mendatangi warga Dusun Jambon, Desa Gandurejo, Bulu Temanggung. Polisi akan memberikan penyuluhan kepada warga di balai desa setempat. (san/ton)

Silakan beri komentar.