Cabuli 7 Gadis di Bawah Umur, Ditangkap

719
RAJA CABUL: Kasubag Humas AKP Zamroni (kanan) bersama Kasatreskrim AKP Philips Samosir meminta keterangan pelaku pencabulan gadis di bawah umur, Ulil Absor, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
RAJA CABUL: Kasubag Humas AKP Zamroni (kanan) bersama Kasatreskrim AKP Philips Samosir meminta keterangan pelaku pencabulan gadis di bawah umur, Ulil Absor, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
RAJA CABUL: Kasubag Humas AKP Zamroni (kanan) bersama Kasatreskrim AKP Philips Samosir meminta keterangan pelaku pencabulan gadis di bawah umur, Ulil Absor, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
RAJA CABUL: Kasubag Humas AKP Zamroni (kanan) bersama Kasatreskrim AKP Philips Samosir meminta keterangan pelaku pencabulan gadis di bawah umur, Ulil Absor, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK-Pelaku pencabulan berhasil ditangkap aparat Satuan Reskrim Polres Demak. Tersangka diketahui bernama Ulil Absor, 24, warga Desa Mutih Kulon, Kecamatan Wedung. Korbannya, gadis remaja di bawah umur.

Ulil mengungkapkan, dirinya melakukan pencabulan sudah beberapa kali. Setidaknya, ada tujuh korban dengan lokasi yang berbeda-beda. Modusnya, ia mencoba mengajak dan merayu korban untuk jalan-jalan. Di antara korbannya adalah Iin, 13, seorang pelajar asal Jepara. Antara pelaku dan korban merupakan teman baru. Korban sebelumnya dijemput di Welahan Jepara. Kemudian diajak ke tengah persawahan di Desa Mutih Kulon, Kecamatan Wedung.

Semula pelaku bersama teman-temannya. Namun, setelah temannya pergi, nafsu pelaku memuncak dan berhasil merayu korban untuk melakukan pencabulan tersebut. Ulil yang pedagang buah di Bekasi itu mengaku ketagihan melakukan perbuatan tidak senonoh
itu sejak 2007.

Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo melalui Kasubag Humas AKP Zamroni mengatakan, atas perbuatan cabul itu, pelaku akan dijerat pasal 76 E jo pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Kasus ini masih ditangani petugas,”ujar AKP Zamroni didampingi Kasatreskrim AKP Philips Samosir dalam gelar perkara, kemarin. (hib/aro)