BK Tegas Terhadap Dewan Sering Mangkir

298
JAGA ETIKA: Ketua dan Wakil Ketua DPRD Wonosobo saat memberikan masukan kepada Badan Kehormatan DPRD usai dikukuhkan. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
JAGA ETIKA: Ketua dan Wakil Ketua DPRD Wonosobo saat memberikan masukan kepada Badan Kehormatan DPRD usai dikukuhkan. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
JAGA ETIKA: Ketua dan Wakil Ketua DPRD Wonosobo saat memberikan masukan kepada Badan Kehormatan DPRD usai dikukuhkan. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
JAGA ETIKA: Ketua dan Wakil Ketua DPRD Wonosobo saat memberikan masukan kepada Badan Kehormatan DPRD usai dikukuhkan. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)

WONOSOBO – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Wonosobo Edi Satoto mengaku akan tegas terhadap anggota dewan yang sering mangkir menghadiri rapat paripurna. Upaya ini dilakukan demi menjunjung kedisiplinan sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap rakyat.

“Kami akan tegas terahap anggota dewan yang jarang ikut rapat paripurna. Prosesnya sesuai dengan tata tertib yang mengatur hak dan kewajiban anggota dewan,” ungkap Edi usai pengukuhan sebagai Ketua BK menggantikan Aziz Nuri Haryono, kemarin (22/2).

Edi menegaskan, proses penindakan terhadap anggota dewan yang sering mangkir dari tugasnya akan dilakukan secara berjenjang. Bagi anggota dewan yang sudah sampai tiga kali berturut-turut meninggalkan rapat paripurna tanpa keterangan, akan diberi teguran lisan.

“Kalau sampai keterlaluan hingga enam kali berturut-turut tanpa keterangan, bisa diberhentikan,” katanya.