ATUR LALU LINTAS : Sat Lantas Polres Pekalongan memberlakukan sistem kontra flow untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalulintas di Jalur Pantura Wiradesa menyusul adanya perbaikan Jembatan Sipait. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ATUR LALU LINTAS : Sat Lantas Polres Pekalongan memberlakukan sistem kontra flow untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalulintas di Jalur Pantura Wiradesa menyusul adanya perbaikan Jembatan Sipait. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ATUR LALU LINTAS : Sat Lantas Polres Pekalongan memberlakukan sistem kontra flow untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalulintas di Jalur Pantura Wiradesa menyusul adanya perbaikan Jembatan Sipait. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ATUR LALU LINTAS : Sat Lantas Polres Pekalongan memberlakukan sistem kontra flow untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalulintas di Jalur Pantura Wiradesa menyusul adanya perbaikan Jembatan Sipait. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Selama perbaikan dua jembatan di Jalur Pantura Kabupaten Pekalongan, di Jalan Raya Sipait, Kecamatan Sragi, Satlantas Polres Pekalongan mulai Senin (22/2) kemarin, memberlakukan sistem kontra flow. Hal itu untuk mengatasi kemacetan yang kerap mengular hingga 1 kilometer terutama saat pagi dan sore hari.

Satlantas juga melakukan penyiagaan dengan menempatkan anggota Satlantas Polres Pekalongan selama 24 jam dengan jumlah personel sebanyak 10 orang anggota. Mengingat pembaikan Jembatan Sipait sebelah utara atau B, dilakukan pembongkaran secara penuh dan sudah berjalan selama tiga minggu terakhir.

Sedangkan pihak Bina Marga Provinsi Jawa Tengah hanya membangun jembatan darurat di sebelah utara jembatan yang dibongkar, namun tidak bisa dilalui kendaraan besar. Hanya bisa digunakan kendaraan kecil atau pribadi dan sepeda motor.