KECANDUAN: Kepala Sub-Bagian Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono menunjukkan barang bukti pil Riklona bersama dua tersangka yang diduga sebagai pemilik pil yang jika dikonsumsi bisa menyebabkan otak berhalusinasi. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
KECANDUAN: Kepala Sub-Bagian Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono menunjukkan barang bukti pil Riklona bersama dua tersangka yang diduga sebagai pemilik pil yang jika dikonsumsi bisa menyebabkan otak berhalusinasi. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
KECANDUAN: Kepala Sub-Bagian Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono menunjukkan barang bukti pil Riklona bersama dua tersangka yang diduga sebagai pemilik pil yang jika dikonsumsi bisa menyebabkan otak berhalusinasi. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
KECANDUAN: Kepala Sub-Bagian Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono menunjukkan barang bukti pil Riklona bersama dua tersangka yang diduga sebagai pemilik pil yang jika dikonsumsi bisa menyebabkan otak berhalusinasi. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)

WONOSOBO–Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo menangkap dua pria bernama Denny Ferryanto alias Fuk Lung, 28, warga Wonosobo Timur dan Iwan Rustiawan, 34, warga Bumiroso Watumalang. Keduanya diduga memiliki pil Riklona yang jika dikonsumsi, bisa menyebabkan otak berhalusinasi. Jenis pil ini masuk kategori psikotropika golongan IV. Polisi juga mengamankan 60 butir pil Riklona.

Kepala Sub-Bagian Humas AKP Agus Priyono mewakili Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah mengatakan, penangkapan pelaku berkat informasi warga. Warga menyampaikan adanya dugaan penyalahgunaan obat di sekitar Taman Plaza Wonosobo pada 17 Februari lalu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Tindak Satres Narkoba melakukan penyelidikan. Tim pun berhasil mengetahui identitas pelaku.

“Pukul 14.00, tim berhasil mengamankan pelaku Fuk Lung di rumahnya. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan 1 papan berisi 10 butir pil Riklona di lemari komputer milik pelaku.”