2500 Perangkat Desa Dibiayai APBD

Iuran BPJS Ketenagakerjaan

410
BERI SANTUNAN : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris salah satu perangkat desa, di Aula Bupati Batang, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI SANTUNAN : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris salah satu perangkat desa, di Aula Bupati Batang, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI SANTUNAN : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris salah satu perangkat desa, di Aula Bupati Batang, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI SANTUNAN : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris salah satu perangkat desa, di Aula Bupati Batang, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Sebanyak 2500 perangkat desa dari 239 desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Republik Indonesia (PPDRI) Kabupaten Batang, telah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan per 1 Janurai 2016. Sebesar 70 persen, dibiayai oleh APBD Kabupaten Batang dan 30 persen diambilkan dari Penghasilan Tetap (Siltap) perangkat desa yang diambil setiap bulannya.

Hal itu terungkap saat penyerahan santuan kematian dan kartu peserta BPJS ketenagakerjaan oleh Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyokepada perangkat desa anggota PPDRI, Kabupaten Batang, di ruang Aula Bupati Batang, Senin (22/2) siang kemarin.

Ketua PPDRI, Kabupaten Batang, Karnoto, mengungkapkan bahwa sebenarnya perangkat desa telah ikut dalam BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri sejak Oktober 2015 lalu dengan mambayar penuh. Namun atas kepedulian dan perhatian Bupati Yoyok, terhadap perangkat desa di Kabupaten Batang, mulai Januari 2016 dibiayai melalui APBD dan Siltap.