SEDOT PENGUNJUNG : Citragrand yang dilengkapi taman, arena bermain dan bianglala (feriw whell) setinggi 35 meter, setiap hari dikunjungi masyarakat baik untuk jalan-jalan, menikmati kuliner maupun live music. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEDOT PENGUNJUNG : Citragrand yang dilengkapi taman, arena bermain dan bianglala (feriw whell) setinggi 35 meter, setiap hari dikunjungi masyarakat baik untuk jalan-jalan, menikmati kuliner maupun live music. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEDOT PENGUNJUNG : Citragrand yang dilengkapi taman, arena bermain dan bianglala (feriw whell) setinggi 35 meter, setiap hari dikunjungi masyarakat baik untuk jalan-jalan, menikmati kuliner maupun live music. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEDOT PENGUNJUNG : Citragrand yang dilengkapi taman, arena bermain dan bianglala (feriw whell) setinggi 35 meter, setiap hari dikunjungi masyarakat baik untuk jalan-jalan, menikmati kuliner maupun live music. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG-Permintaan rumah pada 2015 lalu mengalami penurunan akibat perlambatan ekonomi. Namun tahun ini, pengembang optimistis bahwa penjualan rumah akan meningkat seiring ditetapkannya tahun 2016 sebagai tahun investasi.

General Manager Citragrand, Ipung Jati Wisnutomo di sela-sela open house , Minggu (21/2) kemarin mengatakan bahwa Citragrand tetap optimistis tahun ini penjualan rumah akan lebih baik dibanding tahun 2015. Guna meningkatkan penjualan, Citragrand dalam pembangunan tahap IV, meluncurkan tipe kecil dengan luas tanah 90 meter persegi dengan harga jual mulai Rp 500 jutaan.

“Tipe baru ini terdiri atas rumah satu lantai dan dua lantai, sehingga konsumen bebas untuk memilih. Hanya saja, jumlah unit terbatas hanya 20 rumah saja,” tutur Ipung.