Ribuan Orang, Kompak Punguti Sampah

310
PUNGUT SAMPAH : Ribuan warga dari siswa SD sampai masyarakat umum, kompak memunguti sampah di jalanan Kota Pekalongan. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
PUNGUT SAMPAH : Ribuan warga dari siswa SD sampai masyarakat umum, kompak memunguti sampah di jalanan Kota Pekalongan. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
PUNGUT SAMPAH : Ribuan warga dari siswa SD sampai masyarakat umum, kompak memunguti sampah di jalanan Kota Pekalongan. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
PUNGUT SAMPAH : Ribuan warga dari siswa SD sampai masyarakat umum, kompak memunguti sampah di jalanan Kota Pekalongan. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN-Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, ribuan warga Pekalongan kompak berpartisipasi dengan memungut sampah di jalanan Kota Pekalongan, Minggu (21/2) kemarin. Kegiatan yang diprakarsai Komunitas Peduli Kali Loji (KPKL) tersebut, terinspirasi dari gerakan peduli sampah nasional dengan mengajak peran serta, siswa Sekolah Dasar (SD) sampai masyarakat umum. Baik yang tergabung dalam komunitas maupun masyarakat umum yang peduli.

Ketua KPKL, Titik Nuraini, mengatakan bahwa pihaknya sengaja mengajak peran serta masyarakat dari semua lapisan, terutama anak-anak. Agar sejak dini mengerti kebersihan dan peduli dengan sampah. “Anak-anak dan semua peserta, akan mengerti betapa kepedulian terhadap sampah itu penting. Setelah mereka lelah memunguti sampah, minimal mereka tidak akan membuang sampah sembarangan lagi,” ucapnya.

Selain itu, dengan adanya kesadaran tersebut, peserta bisa mengingatkan kepada orang lain agar jangan membuang sampah sembarangan. Sehingga Pekalongan bisa lebih bersih dan indah.

Plt Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Pekalongan, Sutarno, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat didukung pemerintah. Karena turut mendukung program, Hari Bebas Sampah. “Mengelola lingkungan harus dilakukan bersama, tidak hanya pemerintah, tapi juga masyarakat,” ucapnya pasca acara.