UJI COBA : Model yang sedang memperagakan Ojek Payung Cantik yang tahan bocor dan pakaian tetap kering meski diguyur air. (TYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UJI COBA : Model yang sedang memperagakan Ojek Payung Cantik yang tahan bocor dan pakaian tetap kering meski diguyur air. (TYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UJI COBA : Model yang sedang memperagakan Ojek Payung Cantik yang tahan bocor dan pakaian tetap kering meski diguyur air. (TYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UJI COBA : Model yang sedang memperagakan Ojek Payung Cantik yang tahan bocor dan pakaian tetap kering meski diguyur air. (TYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG–Permintaan cat anti bocor pada musim menghujan mengalami peningkatan signifikan. Apalagi No Drop produk cat pelapis anti bocor dari PT Avia Avian kini tak sekadar mengatasi kebocoran atap rumah, namun menjadi cat yang multi fungsi, sebagai pelapis anti bocor, pewarna tembok dan pelapis anti jamur.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pada Februari mengalami masa puncak hujan sebagai akibat dari fenomena global La Nina. “No Drop justru ingin melakukan penetrasi pasar pada konsumen cerdas yang memiliki kepedulian terhadap kondisi rumah dan lingkungan sekitar,” kata Deputy Marketing Director PT Avia Avian, Novi Christiana.

Sebagai apresiasi kepada masyarakat, Sabtu (20/2) lalu, No Drop menggelar aksi Ojek Payung Cantik di Kota Semarang , untuk membuktikan betapa kuatnya pelapis No Drop yang melapisi payung hingga tahan menutup pori-pori kain dan tak mampu ditempus air maupun sengatan panas terik matahari. Aksi para gadis cantik mengenakan payung ini digelar di Citraland Mall dan Paragon Mall. Mereka melakukan edukasi kepada pengunjung yang memanfaatkan jasa ojek gratis payung.