SEMARANG – Pengurus Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Jateng menjadikan PON XIX 2016 di Jabar sebagai salah satu agenda kerja utama tahun ini. Bola tangan akan dipertandingkan sebagai cabang ekshibisi dalam ajang multicabang tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua Umum ABTI Jateng, Joko Pranawa Adi. Selain berpartisipasi di PON, pihaknya juga akan menggelar kejuaraan provinsi tingkat senior di Demak pada bulan Mei dan yunior di Kota Tegal pada Agustus.

”Kami mengacu pada program yang dicanangkan Pengurus Besar ABTI yakni program partisipasi dan pembinaan. Sehingga pada tahun ini ABTI akan konsentrasi pada program-program partisipasi seperti kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pemassalan di seluruh daerah yang ada di Jawa Tengah,” kata Joko.

Sementara dalam rapat kerja ABTI yang digelar di Semarang beberapa waktu lalu, Salatiga dan Kabupaten Tegal menerima surat keputusan kepengurusan dari pengprov. Sedangkan Temanggung menerima surat mandat pembentukan kepengurusan.

Joko menjelaskan, program pembinaan yang akan digelar antara lain penataran wasit di Demak dan penetaran pelatih di Kebumen. Di samping itu, ABTI akan menggelar pemusatan latihan pada Maret serta mengikuti kegiatan tingkat internasional.

Ketua Panitia Rapat Kerja, Muhlisin, mengatakan pembentukan ABTI di daerah lebih mudah dilakukan karena bola tangan merupakan cabang Olimpiade dan dipertandingkan di hampir semua ajang multicabang internasional.

”Saat ini bola tangan merupakan anggota resmi KONI dan KOI serta akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Bola tangan akan dipertandingkan di ajang tersebut. Di Jateng, bola tangan sudah menjadi anggota resmi KONI Jateng sejak 2014,” tandas Muhlisin. (bas)