PECINTA FILM: Komunitas Ruang Film Semarang berfoto bersama usai melakukan screening di lantai 2 Gedung PIP Balai Kota Semarang. (DESTIANTI RAHMAWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PECINTA FILM: Komunitas Ruang Film Semarang berfoto bersama usai melakukan screening di lantai 2 Gedung PIP Balai Kota Semarang. (DESTIANTI RAHMAWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PECINTA FILM: Komunitas Ruang Film Semarang berfoto bersama usai melakukan screening di lantai 2 Gedung PIP Balai Kota Semarang. (DESTIANTI RAHMAWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PECINTA FILM: Komunitas Ruang Film Semarang berfoto bersama usai melakukan screening di lantai 2 Gedung PIP Balai Kota Semarang. (DESTIANTI RAHMAWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Para pecinta sinematografi di Kota Semarang membentuk satu komunitas. Namanya Komunitas Ruang Film Semarang (RFS). Seperti apa?

DESTIANTI RAHMAWATI

KOMUNITAS pecinta kegiatan sinematografi ini berdiri sejak 14 Desember 2013. Penggagasnya Hesti Nurnaningsih, asal Temanggung yang saat ini menjadi pembina komunitas tersebut. Komunitas ini dibentuk bermula dari adanya keinginan untuk mengembangkan perfilman di Kota Semarang yang masih kurang berkembang, dan jauh dari perhatian pemerintah setempat.

“Membangun Kota Semarang bisa melalui apa saja, salah satunya melalui film yang mampu merekam dan menceritakan segala kisah pada khalayak. Kota ini pun termasuk dalam jajaran kota yang sering dijadikan lokasi syuting film. Sehingga untuk menumbuhkan semangat perfilman di daerah, makanya Ruang Film Semarang (RFS) hadir untuk menjadi wadah bagi para anak muda untuk belajar dan berkarya melalui film,” papar Ketua Komunitas Ruang Film Semarang, Muniroh kepada Jawa Pos Radar Semarang.