Perluas Jaringan Trauma Center, BPJSK Gandeng 26 Puskesmas

262

UNGARAN- BPJS Ketenagakerjaan (BPJSK) Cabang Ungaran menggandeng 26 puskesmas yang ada di Kabupaten Semarang untuk memperluas jaringan trauma center. Hal itu merupakan bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan mendekatkan pelayanan program kecelakaan kerja kepada tenaga kerja peserta yang tinggal di wilayah pelosok Kabupaten Semarang.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran, Yan Dwiyanto, mengatakan, pihaknya mempunyai wilayah kerja di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga dengan perusahaan peserta yang tersebar di kedua wilayah tersebut. Hal itu, lanjut Yan, membuat pihaknya harus mampu memberikan pelayanan yang merata sampai ke pelosok.

“Program Trauma Center (PTC) ini merupakan opsi bagi perusahaan dalam pola pelayanan jaminan kecelakaan kerja,”kata Yan kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, apabila ada kasus kecelekaan kerja, perusahaan dapat langsung membawa tenaga kerja ke fasilitas trauma center tanpa harus mengeluarkan biaya perawatan terlebih dahulu.

Dia memastikan, dengan menambah jaringan trauma center di 26 puskesmas di Kabupaten Semarang, para pekerja yang berada jauh dari fasilitas kesehatan akan mendapatkan pelayanan yang memadai ketika mengalami resiko kecelakaan kerja.

“Bagi para pekerja, tanpa melalui proses pertolongan pertama yang benar saat terjadi kecelakaan kerja, kemungkinan cacat total hingga kematian sangat tinggi,”ungkapnya. Namun, lanjut Yan, jika dalam waktu satu jam setelah mengalami risiko kerja diberikan pertolongan dengan cepat dan tepat (golden hour) tentunya akan menekan risiko cacat dan meninggal hingga mencapai 85 persen. “Inilah kegunaan fasilitas trauma center,”ucapnya.

Yan juga memastikan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus memperluas jaringan trauma center dengan bekerja sama dengan rumah sakit, klinik kesehatan baik milik negara maupun swasta. “Termasuk nanti berlanjut ke puskesmas di wilayah Kota Salatiga,”ujarnya.